Asam Hidroksi Benzoat Dan Turunannya

Selain kita belajar mengenal berbagai macam alat lab farmasi selain itu anda juga harus mengetahui ilmu atau teori pembelajaran dalam ilmu farmasai, dan salah satunya berikut ini mengenai Hidroksi Benzoat dan turunannya.

Asam Hidroksi atau asam monohidroski benzoat bisa terdapat isomer orto, meta, dan para. Isomer orto adalah asam salisiat dan turunan-turunannya misalnya natrium salisiat, ester dari gugus karboksilnya seperti metil salisiat, dan ester dari gugus hidroksilnya seperti asetosal. Sebagai contoh turunan isomer para adalah nipasol dan nipagin, sedangkann isomer meta dan turunannya hampir tidak digunakan dalam farmasi.

Contoh turunan Asam Hidroksi Benzoat

Berikut ini adalah beberapa senyawa asam hidroksi benzoat beserta dengan gambarnya yang bisa anda lihat berikut ini:

1. Asam salisiat

Asam salisiat
BM 138,1

2. Asetosal

Asetosal
BM 180,16

3. Metil salisiat

Metil salisiat
BM 152

4. Nipagin

Nipagin
BM 152

Pengertian Hidroksi Benzoat

Asam benzoat merupakan asam yang cukup kuat dan dapat digunakan sebagai baku primer untuk pembakuan basa kuat dengan indikator fenolflatin. Adanya gugus hidroksil oada asam benzoat pada posisi orto menaikan ionisasi hidrogen karbosil hampir 100 kali inoisasi gugus karbosil pada asam benzoat, yang disebabkan oleh mesomeri dan induksi oleh gugus hidroksil. Asam meta dan para hidroksi benzoat mempunyai drajat ionisasi yang hampir sama dengan asam benzoat. Pada substitusi meta tidak terjadi mesorto. pada substitusi para ada efek mesomeri dan insuksi, meskipun demikian efek induksi pada kedudukan para lebih kecil daripada efek induksi pada kedudukan para lebih kecil daripada efek induksi substitusi pada kedudukan meta.

Kesimpulan

Nah itulah yang dapat saya sampaikan kepada anda menganai pembelajaran Hidroksi Benzoat Dan Turunannya. Dan mudah-mudahan artikel yang saya tulis ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Terimakasih.